Film Sore: Istri dari Masa Depan Meraih Predikat Film Terpuji di Festival Film Bandung (FFB)

Film Sore: Istri dari Masa Depan Meraih Predikat Film Terpuji di Festival Film Bandung (FFB)

Film Sore: Istri dari Masa Depan Raih Film Terpuji di FFB 2025

PILIHAN RAKYAT – Sore: Istri dari Masa Depan berhasil meraih predikat Film Terpuji dalam Festival Film Bandung (FFB) ke-38. Film karya sutradara Yandy Laurens dan produksi Cerita Films ini juga membawa pulang piala untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terpuji yang diraih Sheila Dara dan Penata Musik Terpuji oleh Ofel Obaja Setiawan.

Ofel yang mewakili tim film menyatakan bahwa rasanya luar biasa melihat reaksi dan apresiasi terhadap film tersebut. Mereka bahkan tidak pernah membayangkan bisa mencapai lebih dari 3 juta penonton, sekaligus meraih nominasi dan penghargaan di berbagai festival film.

“Film ini disajikan sesederhana mungkin karena ingin menonjolkan karakter-karakternya, terutama Sore dan Jonathan. Hal ini juga berlaku dalam penggarapan musiknya, yang awalnya luas, tapi setelah diskusi dengan Yandy, menjadi lebih fokus pada karakter. Terima kasih kepada FFB yang telah mengapresiasi Sore,” kata Ofel di Gedung Budaya Soreang, Kabupaten Bandung, kemarin.

Keberanian dan Kebaruan Cerita

Ketua Bidang Pengamatan FFB 2025, Rosyid E. Abby, menjelaskan bahwa Sore: Istri dari Masa Depan menawarkan kebaruan cerita. Meskipun sederhana, eksekusi film ini sangat apik, terutama dari segi akting pemain, sinematografi, dan musik.

“Film Sore juga memicu diskusi di kalangan penonton. Selain itu, Yandy sebagai sutradara menunjukkan eksplorasi, karena berani berbeda dengan karya-karyanya sebelumnya,” ujar Rosyid.

Menurut Rosyid, Sore: Istri dari Masa Depan menunjukkan keberanian para sineas Indonesia dalam menantang batas-batas genre dengan menggabungkan romansa dan sains. Tren ini menandai pergeseran perfilman Indonesia dari pola cerita realistis linear menuju narasi eksperimental dan multi-genre. Dengan kata lain, film kini menjadi ruang ekspresi ide yang lebih luas dan inovatif.

Penghargaan Lain di FFB ke-38

Selain Sore, film lain yang meraih penghargaan di FFB ke-38 adalah Komang, melalui Pemeran Utama Wanita Terpuji yang diraih Aurora Ribero, serta Sutradara Terpuji yang diraih Naya Anindita.

Aurora mengaku tidak menyangka bisa memperoleh penghargaan lagi, setelah sebelumnya menang melalui film Like & Share. “Film Indonesia berkembang pesat. Kini banyak film berani menyuarakan berbagai isu yang dulu mungkin takut dibicarakan. Film adalah cerminan bagi diri saya sendiri, jadi saya selalu mencari yang menantang, segar, dan relevan,” ungkap Aurora.

Dari film Pengepungan di Bukit Duri, aktor Morgan Oey memperoleh penghargaan Pemeran Utama Pria Terpuji. Bagi Morgan, proyek yang disutradarai Joko Anwar ini menjadi pengalaman penting dalam kariernya.

“Sebagai minoritas, saya merasa terhubung dengan cerita dalam film ini. Ada trauma yang harus dihadapi, dan selama syuting saya sering berdiskusi dengan Bang Joko. Anak muda terkadang lupa sejarah, jadi melalui film ini, semoga sejarah itu terus diingat,” kata Morgan.

Penghargaan Kehidupan dan Animasi Inspiratif

Selain penghargaan utama, FFB 2025 juga memberikan Lifetime Achievement Award kepada aktor Mathias Muchus atas dedikasinya di dunia film dan seni peran. Film Jumbo juga menerima Penghargaan Khusus Film Animasi Inspiratif, sebagai bentuk apresiasi terhadap karya animasi yang mampu menginspirasi penonton dari berbagai kalangan.

Kesimpulan

Festival Film Bandung ke-38 menegaskan bahwa perfilman Indonesia semakin berkembang dan berani bereksperimen. Dari Sore: Istri dari Masa Depan hingga Komang dan Pengepungan di Bukit Duri, para sineas menunjukkan keberanian mengeksplorasi genre dan menyampaikan pesan sosial yang kuat.

Dengan penghargaan yang diraih, film-film ini bukan hanya mendapat pengakuan, tetapi juga menjadi contoh bagi sineas muda untuk terus berinovasi, sehingga perfilman Indonesia semakin kaya, beragam, dan relevan dengan isu-isu kontemporer.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *