Japanese Film Festival 2025 Segera Digelar di Indonesia
Dalam hitungan hari, Japanese Film Festival (JFF) 2025 akan dimulai, membawa semangat sinema Jepang ke sembilan kota di Indonesia. Festival ini menghadirkan 15 film unggulan dengan genre beragam, mulai dari animasi, drama, komedi, aksi, misteri, hingga dokumenter.
Kota-kota penyelenggaraan mencakup Jakarta, Bandung, Makassar, Yogyakarta, Palembang, dan Surabaya, serta kunjungan khusus ke Padang, Medan, dan Balikpapan selama November hingga Desember 2025.
Sejak diinisiasi oleh The Japan Foundation, Jakarta pada 2016, festival ini sukses menjembatani masyarakat Indonesia untuk lebih dekat dengan budaya Jepang melalui film.
Film Pembuka: Sunset Sunrise
Festival tahun ini dibuka dengan film Sunset Sunrise, karya sutradara KISHI Yoshiyuki (2025). Film ini berlatar daerah terdampak gempa dan tsunami 2011, dengan nuansa tambahan selama pandemi Covid-19.
Yang membuat film ini istimewa, Sunset Sunrise menampilkan manusia yang menghadapi kesedihan dan trauma dengan sentuhan komedi alami, sehingga cerita terasa lebih humanis. Sebelumnya, film ini telah diputar di festival internasional di Italia, Beijing, Shanghai, Boston, Toronto, dan Chicago.
Program Edukasi dan Aktivitas Pendukung
Selain menayangkan 15 film, JFF 2025 menghadirkan sejumlah kegiatan menarik.
-
Pengumpulan merchandise tahunan yang dapat dikoleksi gratis.
-
JFF x Working in Japan, sesi pemutaran khusus untuk pelajar bahasa Jepang yang ingin bekerja di Jepang dengan visa SSW.
-
Ruang percakapan bahasa Jepang bersama penutur asli, diadakan khusus di JFF Padang.
Program-program ini menambah pengalaman edukatif dan interaktif bagi penonton.
Jadwal dan Harga Tiket
Di Jakarta, festival berlangsung 6–9 November 2025 di CGV Grand Indonesia. Tiket mulai dijual 31 Oktober 2025 pukul 15.00 WIB melalui ticket box, aplikasi, dan situs resmi CGV. Harga tiket Rp 30.000 per sesi, dengan tambahan biaya administrasi untuk pembelian online.
Menurut Inami Kazumi, Direktur Jenderal The Japan Foundation, Jakarta:
“JFF 2025 kembali hadir dalam penyelenggaraan ke-sembilan. Festival ini menyesuaikan diri dengan tren dan karakteristik penikmat film Jepang yang terus berkembang, baik secara langsung maupun daring.”
Festival ini juga didukung enam komunitas kolaborator di kota penyelenggara dan mahasiswa ISI Padangpanjang, menjadikan JFF 2025 pengalaman sinematik yang mendalam bagi penikmat film Jepang di seluruh Indonesia.utamainfo.com

